Rabu, 18 November 2015

MENERIMA PERBEDAAN UNTUK MEWUJUDKAN KEBERSAMAAN


MATA KULIAH RELIGIUSITAS DENGAN DOSEN PEMBIMBING BAPAK GREGORIUS DARU WIJOYOKO.
YUNITA DWI YURISTANTYO D.P
15.E1.0143
UNIKA SOEGIJAPRANATA




Kehidupan manusia tak akan lepas dengan agama. Termasuk juga negara kita, Indonesia yang sangat kental dengan hal-hal yang menyangkut tentang agama. Bahkan agama, juga bisa menjadi sebuah tradisi/kebudayaan seperti yang bisa kita lihat di Bali. Jika kita sedang berada di Bali, maka nuasansa dan suasana disana akan terlihat sakral dengan adanya acara-acara adat dan juga hampir semua tempat memiliki pura yang menunjukkan kuatnya agama hindu disana. Di negara kita, ada 5 negara yang secara sah diakui oleh negara yaitu Islam, Kristen, Katholik, Budha dan Hindu. Dengan adanya perbedaan agama ini,  orang-orang secara otomatis akan mengkotak-kotakan perbedaan. Dengan adanya sikap seperti itu maka tak heran jika hal yang menyangkut tentang agama akan menjadi besar masalahnya dan menimbulkan konfik yang berkelanjutan.


Di samping hal tersebut kita bisa menerapkan kembali semboyan Indonesia  “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Dengan kita menerapkan semboyan kita maka kita akan belajar menghargai dan menghormati perbedaan dan membuat kita bisa menerima perbedaan tersebut dan membuat kita bisa hidup berdampingan dengan damai dan nyaman. Indonesia adalah negara yang kaya akan suku, budaya, pulau, dan bahasa. Namun, disatukan dengan bahasa nasional bahasa indonesia yang membuat kita bisa berinteraksi dengan yang lain. Begitu pula dengan agama, dengan adaya perbedaan agama di Indonesia dapat di persatukan dengan adanya kesadaran manusia itu terhadap perbedaan dan bisa menghargai serta menghormati agama yang satu dengan lain.


Seperti pengalaman saya saat saya masih duduk di sekolah menengah pertama (SMP), saya mengikuti sebuah acara live in yang anggota atau pesertanya adalah remaja-remaja yang dengan 5 agama yang ada di Indonesia. Kami di bagi menjadi beberapa kelompok dimana satu kelompok berbeda-beda agama, saat kami tinggal di rumah warga kami juga tinggal dengan kelompok kami yang berbeda agama. Disana merupakan pembelajaran bagi saya dimana banyaknya perbedaan diantara kami, mulai dari cara berdoa sebelum makan dan sebelum tidur, cara beribadah dan mash banyak lagi. Disitu saya belajar untuk memahami, menerima, menghormati dan menghargai perbedaan. Setelah semua itu saya pelajari , kami bisa merasa nyaman tinggal disana bersama walaupun hanya 3 hari. Dalam setiap acara yang diadakanpun kami bisa kompak dan mudah untuk bekerjasama.

Dari pengalaman yang saya alami ini, saya berharap kita sebagai warga negara Indonesia yang kaya akan suku, bahasa, budaya, juga agama bisa menghargai ada perbedaan tersebut sehingga tercipta rasa nyaman dalam berinteraksi satu sama lain. Karena jika rasa it tertanam di dalam diri setiap individu maka persatuan di Indonesia akan terwujud dan akan tercipta pula kebersamaan yang Indah dan damai.

Dalam agama kristen juga dijelaskan indahnya kebersamaan yang terdapat dalam kitab ibrani 10:24 "Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam perkerjaan baik." serta dalam kitab roma ayat 14:19 " Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun" dari kedua ayat tersebut bisa kita tahu bahwa penting dan indahnya kebersamaan. Kebersamaan itu merupakan dasar sebuah kasih yang akan mendatangkan damai sejahtera bagi kita semua dan berguna untuk saling membangun bukan untuk saling menyakiti satu sama lain.

22 komentar:

  1. "Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam perkerjaan baik"
    Suka banget sama kata kata ini, yuksss bersama sama mewujudkan cinta kepada sesama

    BalasHapus
  2. Perbedaan harus selalu saling melengkapi bukan selalu menghakimi. Great artikel

    BalasHapus
  3. Perbedaan harus selalu saling melengkapi bukan selalu menghakimi. Great artikel

    BalasHapus
  4. Naaah perbedaan ifu merupakan sebuah keindahan apabila kita bisa menerima itu, sebaliknya aka menjadi malapetaka jika kita tidak cukup dewasa dlm memahaminya, thanks GBu

    BalasHapus
  5. Tulisan yang inspiratif, membuka pemikiran untuk dapat menerima dan mengahargai satu sama lain antar suku dan umat beragama. Nice (y)

    BalasHapus
  6. Bagus nit. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi yaaa? Cukup inspiratif 😊

    BalasHapus
  7. Weeesss bagus yun. Sip.. emang harusnya perbedaan tidak menjadikan kita unt saling menyakiti

    BalasHapus
  8. Nice article yunn. Keep writing. God bless u :)

    BalasHapus
  9. Artikelnya bagus, lanjutkan yun, sangat bermanfaat! ��

    BalasHapus
  10. Bahwa kita harus menjunjung tinggi perbedaan agat tercapainya ketentraman hati

    BalasHapus
  11. Terimakasih untuk semua comment nya, saya berharap tulisan ini bisa menjadi refleksi dalam kehidupan kita sehari-hari dan semoga bisa terwujud :)

    BalasHapus
  12. "Jadilah umat yang memiliki jiwa kasih sayang kepada sesama tanpa memandang perbedaan agama, dan rasakanlah kebahagian akan selalu bersama kita."
    Nice article , Nit :)

    BalasHapus
  13. Sebagai umat beragama yang baik, kita harus saling menghargai satu dengan yang lainnya. Makasih nita, artikelnya sangat bermanfaat. GBU ��

    BalasHapus
  14. Terima kasih buat artikelnya mb nita, sangat bermanfaat. Ditunggu artikel selanjutnya. GBY

    BalasHapus
  15. indahnya kebersamaan dalam perbedaan. good article!

    BalasHapus
  16. indahnya kebersamaan dalam perbedaan. good article!

    BalasHapus
  17. artikel yang bagus... ditunggul update selanjutnya..

    BalasHapus
  18. adanya perbedaan agar kita juga saling melengkapi ;))

    BalasHapus