Nama : Yunita Dwi Y.D.P
NIM : 15.E1.0143
Dosen Pembimbing : Gregorius Daru Wijoyoko
Matius 22 : 37-39 " Jawab Yesus kepadanya : Kasihilah Tuhan,Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama engan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Dari ayat tersebut dapat kita ketahui bahwa dalam iman kristen terdapat hukum kasih. hukum yang pertama adalah dengan kita mengasihi Tuhan kita yang merupakan hukum yang terutama dan yang pertama. itu menunjukkan bahwa dasar dari segala hal ini didasarkan kepada Tuhan. Dengan kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan dengan segenap akal budi maka kehidupan kita akan lebih seimbang antara kepecayaan dan ilmu pengetahuan. karena dasar dari ilmu pengetahuan itu sendiri yaitu Tuhan seperti yang tertulis dalam Amsal 17:7 " Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan." dari hal itu kita bisa mengetahui bahwa segala sesuatu itu didasarkan pada Tuhan termasuk akal budi sekalipun. begitu pula dengan hukum yang kedua yang sama dengan itu ialah kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Maksudnya yaitu, setelah kita melakukan hukum yang pertama, maka dengan cinta kasih kepada Tuhan, kita akan belajar tentang apa itu bersyukur. kita akan bersyukur tentang berkat yang Tuhan limpahkan untuk kita, kita juga akan lebih mudah menghargai diri kita. dari hal itu, kita akan mudah melakukan hukum yang kedua yaitu kasihilah sesama mu manusia seperti dirimu sendiri. dari ayat tersebut dapat kita ketahui bahwa setelah kita mengasihi Tuhan kita juga akan menghargai diri kita dengan baik. dengan kita menghargai diri dengan baik maka dalam kita mengasihi sesama kita seperti diri kita sendiri juga akan mudah. dari ayat tersebut akan menimbulkan rasa bersyukur, menghargai dan tentu dengan kita dapat mengasihi sesama kita maka akan timbul damai sejahtera dalam kita hidup berdampingan dengan sesama kita. Sesama kita adalah semua orang yang berada di bumi.
di Indonesia terkenal dengan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu" maka dapat dilihat dengan kita mengasihi Tuhan kita juga bisa mengasihi manusia, dan akhirnya akan menimbulkan adanya damai sejahtera. begitu pula di Indonesia, berbagai macam suku, budaya, tradisi, bahasa dan juga agama. Dengan kita mengasihi Tuhan kita dan sesama kita seperti diri kita sendiri maka, dengan adanya banyak perbedaan yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, kita harus memiliki cinta kasih kepada siapapun. Karena dengan adanya cinta kasih maka damai sejahtera juga akan tercipta. Cinta kasih yang dimaksud bukan hanya untuk pacar saja, tetapi untuk semua orang. Amin, Tuhan Yesus memberkati. (YUNITA DWI Y.D.P)